Mencuri itu "LEGAL"


Hay para pembacerrrrrs, aduh apa ye biar enak julukannya kayak bahasa tetangga itu (inggris: "readers").
Udah lama bener kayaknya gua kagak maenan blog.
Sekarang bukan tentang ilmu komputer ataupun rumus matematika sang raja yang bakal gua tulis.
Blog gua kali ini berisi yaaa semua tentang sebuah kisah.

Yang pertama bakal gua share sih bukan kisah, tapi background kenapa gua pake ava "Kaito". Jujur karna tokoh pencuri yang satu ini jadi favorit gua. Kenapa si pencuri? Bukannya mencuri itu negatif.? Eeeeeiiittttsss, tenaaaaang tenaaaaang, disini gua bakal ubah sedikit mainset (kalo salah tulis maapin yak) kalian.

Ga semua mencuri itu salah atau ilegal brad/sis, semua itu tergantung dari kalian memandang dan memainset (maaf kalo salah lagi :p) otak kalian..

Beberapa contoh mencuri ala gua :

Apakah lo tahu sosok Robin Hood?

Ya, dia adalah sosok yang suka mencuri yang dimiliki orang kaya dan hasil mencurinya dibagikan kepada orang miskin. Apa menurut lo itu perbuatan baik atau perbuatan buruk? Memang, mencuri itu tidak baik dan ilegal. Namun, lo bisa menjadi Robin Hood di abad ini. Yaitu dengan mencuri tetapi dengan legal. Bagaimana caranya? Langsung aje dah kita simak selengkapnya…..

‘Mencuri’ yang kita maksud bukanlah mencuri yang merugikan orang lain. Memang kali sama-sama bermakna ‘mengambil milik orang lain’ tetapi tanpa membuat mereka merasa merugi. Ada beberapa hal yang bisa kita curi secara legal dari orang lain atau perusahaan lain. Yaitu antara lain:

1. Mencuri waktu


Lo bisa mencuri waktu orang lain. Kayak apapun yang mereka lakukan untuk berhasil. Lo lakukan itu lebih awal dan dengan durasi yang lebih lama dibandingkan dengan kompetitor lo. Kayak, teman lo yang mendapatkan juara umum belajar dari jam 7 hingga jam 9 malam. Kita bisa mencurinya dengan belajar dari jam 5 hingga jam 8 malam. Jadi, kita bisa belajar lebih awal, lebih lama, dan bisa tidur lebih awal sehingga kita bisa menjalani hari lebih siap besok.
Jika kita akan membuka toko. Cobalah untuk meneliti jam buka toko kompetitor lo. Misalnya, jika mereka buka dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam. Kita bisa mencurinya! Kita bisa buka 24 jam! Dengan itu kita telah mendapatkan waktu yang bebas tanpa ada persaingan yaitu saat toko kompetitor kita tutup.

2. Mencuri ruang










Selain waktu, kita juga bisa mencuri ruang. Saya pernah memperhatikan di Denpasar dan Kuta, telah banyak yang saling ‘mencuri’ tempat untuk memasang iklan/banner atau membuka toko. Apalagi di kawasan Kuta yaitu di sepanjang jalan Legian. Tidak ada tanah yang kosong. Semuanya berisi bangunan. Kecuali tanah bekas Sari Club yang hancur karena peristiwa Bom Bali 1. Dan di dekat traffic light, kita sering melihat banner-banner yang dipasang atau ditempel di mana-mana. Tidak terkecuali juga di koran dan majalah.  Jadi, selain waktu, ruang pun kini bisa dicuri.

3. Mencuri kesempatan








Saat perayaan hari besar. Banyak supermarket atau tempat usaha lain yang mencuri kesempatan itu. Mereka akan memberikan diskon besar-besaran dan mengubah ornamen mall mereka menjadi suasana yang terkait dengan perayaan hari raya itu. Jadi, mereka dapat menarik banyak pengunjung untuk berbelanja di supermarketnya.
Kita juga dapat mencuri hari Valentine untuk mengungkapkan isi hati kita kepada orang yang kita suka atau saat Lebaran untuk memaafkan orang yang memusuhi kita.
Jika misalnya saat ini tidak ada hari raya yang bisa dicuri, kita bisa membuatnya sendiri kayak program i like monday, Februari ceria, dan lain sebagainya.

4. Mencuri simpati

Sekarang, telah ada program ‘Go Green’ sebagai akibat pengaruh pemanasan global. Jadi, banyak perusahaan yang mengemas produknya dengan bahan yang ramah lingkungan sehingga banyak pelanggan yang mengira bahwa perusahaan ini tidak hanya mencari uang tetapi juga peduli kepada lingkungan. Selain mencuri simpati, perusahaan itu juga bisa menghemat bahan kemasan karena bahan ramah lingkungan biasanya lebih murah.
Para artis juga bisa semakin membuat para fans baru dengan membuat beberapa kontroversi tentang dirinya yang mencuri simpati masyarakat. Jadi, mereka yang tidak mengetahui artis itu sekarang menjadi tahu karena kontroversinya telah menjadi headline atau topik utama di berbagai majalah, koran, bahkan televisi. Dan akhirnya artis itu menjadi semakin terkenal.
Kita juga bisa mencuri simpati orang yang kita suka dengan membuat beberapa hal yang mencuri perhatian orang lain. Tentunya yang positif kayak siswa yang membuat mobil Esemka. Jadi kita semakin dikenal sebagai orang yang hebat oleh orang yang kita suka.

5. Mencuri masa depan

Setiap event bergengsi kayak Piala Dunia dan Olimpiade kayak yang terjadi di Afrika Selatan dan China sangat memajukan negara yang menjadi tuan rumahnya. Memang, beberapa tahun sebelumnya pasti telah diumumkan dan kemudian negara tersebut membangun arena olahraga besar dan beberapa hotel. Harga properti di sana yang naik menjadi sangat naik karena event ini. Mereka sangat pintar mencuri masa depan. Mereka percaya pembangunan di negara tersebut bakal sangat maju setelah event ini.
Jika kita misalnya membuka sebuah usaha di desa yang baru dikembangkan menjadi kota. Sebaiknya sebelum kota itu terbentuk, kita telah membangun usaha itu. Kenapa? karena jika kita membangun usaha saat kota itu jadi, pastilah akan terdapat banyak pesaing dan harga tanah disana akan semakin mahal. Namun, jika kita telah mempersiapkannya sejak awal, kita akan mendapatkan beberapa keuntungan. Kayak pesaing sedikit karena pelanggan telah mengenal kita sejak lama dan harga untuk mempersiapkannya juga lebih murah.

Jadi, siapkah lo semua untuk mencuri secara LEGAL?

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

ChatRoom

Blogger news

Pengikut

Copyright © / TASK

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger